isi cerita Ramayana Menanggapi isi teks cerita wayang Ramayana dengan ragam krama Materi Pembelajaran Skenario Pembelajaran Metode dan moda: Discovery inkuiri Tapka Alat : Laptop, LCD. Media Pembelajaran : - Aplikasi Teams, vicon - PPT : https://bit.ly/dutajw3 - Teks Cerita Anoman Duta - Youtobe Sumber Belajar : Kompetensi Dasar (KD) Bahasa Jawa yang diujikan pada Penilaian Tengah Semester (PTS) atau UTS semester ganjil kelas 3 sesuai K-13 adalah sebagai berikut: 3.1 Mengenal, memahami, dan mengidentifikasi teks cerita secara lisan dan tulis. 3.2 Mengenal, memahami, dan mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi secara lisan dan tulis. SOAL ULANGAN HARIAN BAHASA JAWA BAB RAMAYANA. A. Wangsulana pitakon ing ngisor iki kanthi milih pilihan jawaban kang bener antarane pilihan (a), (b), (c), utawa (d)! 1. Tembung kang kacithak miring ana ing ukara kapisan tegese. . . . a. Menurut buku Kejawen: Jurnal Kebudayaan Jawa, terdapat tiga jenis lakon dalam cerita wayang, yakni lakon pokok, lakon carangan, dan lakon sempalan. 1. Lakon Pokok. Lakon pokok adalah lakon wayang yang masih mengikuti cerita klasik seperti Baratayuda dan Ramayana. 2. Pengertian Wayang. Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang pada 7 November 2003 ditetapkan oleh Unesco sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Mulai berkembang pesat di Pulau Jawa dan โ€œKenapa ilmuwan Barat seneng neliti wayang ing tanah Jawa? Miturut Franz Magnis Suseno jroning Etika Jawa (1985), saben wayang sakabehe ditampa minangka gegambaraning uripe manungsa Jawa. Kawit cilik, wong Jawa duwe saperangan identifikasi moral marang tokoh pewayangan. Dheweke bebas milih salah sijine gegambaran kang dianggep nocogi lan uga 2. STANDAR KOMPETENSI: 11.1 Mampu memahami dan menanggapi wacana lisan melalui menyimak rumpaka lagu kawih / tembang dan cerita wayang. 3. 11.1.2 Mendengarkan carita wayang secara langsung atau melalui media kaset/radio/televisi Golek Yudistira, 4. 5. CARITA WAYANG BAHAN AJAR SAJARAH CARITA ISTILAH- RUPA GOLEK ISTILAH SILIH ASAH SILIH ASIH Pendapat yang mengatakan bahwa wayang lahir di pulau Jawa ini, tidak hanya dikemukakan oleh para ahli dan peneliti bangsa Indonesia, akan tetapi juga dikemukakan oleh para ahli dari Barat diantaranya yaitu Hazeau, Kats, Rentse, Brandes dan Kruyt. Untuk pendapat yang mengatakan dari India, diduga wayang ini dibawa pada saat penyebaran agama n4MZ.